Dota Underlord VS Auto Chess? Mana Yang Lebih Baik?

Dota Underlord VS Auto Chess? Mana Yang Lebih Baik?

Kita semua tahu bahwa game dengan genre auto-bettler kini semakin populer bagi kalangan pecinta game. Dimulai dari game Aauto Chess hingga Dota Underlord. Kedua game tersebut dapat dibilang cukup baru namun memiliki peminat yang cukup tinggi.

Kedua game ini memiliki perbedaan mesikupun tidak mencolok,  seperti halnya pada segi grafis dan juga karakter-karakter yang ditampikan. Namun apa saja yang membuat spesial dari kedua game auto-bettler tersebut? Mari simak ulasan berikut ini.

Gameplay Antara Dota Underlord VS Auto Chess

Jika diperhatikan, kedua game tersebut tidak memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari jenis gameplay auto-bettler yang lainnya. Karena kedua game ini masing-masing memiliki tingkat kerumitan dan juga durasi yang berbeda dalam bermain. Jika dilihat dari kerumitannya, kedua game ini termasuk dalam kategori medium.

Baca juga: Enam Role Class Pada Call Of Duty Mobile

Antara game Underlord dan Auto Chess sama-sama memiliki Sinergi Class atau Role dan juga memiliki karakter yang cukup kuat dalam permaianannya. Pada game Dota Underlord menampilkan item-item dari Dota 2 yang telah digunakan para pahlawannya.

Jika kita lihat secara keseluruhan, Dota masih kalah dengan Auto Chess.

Hal yang Membuat Game Dota Underlord Kalah Dengan Auto Chess

Game yang dikembangkan oleh Velve tersebut memiliki aturan dari segi bentuk, aturan main, serta prefensi karakter yang sama dengan game Auto Chess. Karena game Underlord terkesan plagiat, maka proyek tersebut seperti milking dari sebuah konten terbaru yaitu Dota 2 yang sangat disukai oleh para pencinta game.

Berikut ini beberapa poin-poin penting, kenapa game Underlord tampil lebih lemah dibandingkan dengan Auto Chess.

  1. Tidak memiliki inovasi penting

Dalam merilis game Underlords, Velve menggunakan karakter yang semuanya hampir ada di game Auto Chess yang diimplementasikan oleh Drodo. Karena minimnya sebuah inovasi, maka game ini tidak memberikan kesegaran bagi penikmat game. Namun justru seperti menjebak para pemain game untuk memilih salah satu dari game tersebut.

  1. Sistem Lootnya merusak pemain

Velve memang dapat dibilang sangat berani dalam mengubah sistem item dan loot dari game tersebut. Dengan adanya loot pada setiap ronde monster, maka hal ini bakal memaksa pemain untuk bisa build agar ikut muncul dari buff pada awal permainan dan pengaruhnya cukup besar.

  1. Digantinya untuk aturan item

Di dalam game Dota Underlord, player hanya mampu mempersenjatai pada satu karakter untuk satu item. Apalagi dalam permainan tersebut bisa dengan bebas untuk melepaskannya pada saat pertarungan berjalan.

Sedangkan pada game Auto Chess, player sangat dibatasi untuk melepas item melainkan dengan menjual poin yang telah player kumpulkan dari awal.

Baca juga: Semua Tentang Dota Underlord [Tips & Cara Bermain]

  1. Terdapat Movement Speed

Entah mengapa seorang Velve mencetuskan Movement Speed menjadi suatu hal yang penting. Dalam permainan game tersebut ada sebuah Boots of  Speed yang mampu menambahkan atau mengurangi kecepatan bermain.

  1. Fase permainan terlalu cepat

Di dalam permainan Underlods, pada setiap pertarungannya berjalankasar dan tidak terlihat. Tingginya frekuensi skill ataupun attack speed membuat pertarungannya terjadi sangat singkat dan kurang dari 10 detik.

Gerakan yang cukup cepat dianggap kurang cocok jika diimplementasikan  dengan platform mobile karena dapat menyebabkan menjadi semakin berat.

Jadi menurut Anda sendiri bagaimana setelah membaca ulasan di atas? Apakah Anda memilih game Dota Underlord atau Auto Chess, semua kembali pada kesukaan masing-masing penikmat game.

Close Menu