Anthem: Review Game Actions Besutan Tangan Dingin Bioware

Anthem: Review Game Actions Besutan Tangan Dingin Bioware

Anthem adalah sebuah game action hasil dari racikan tangan BioWare dan Electronic Arts yang dapat dimainkan melalui platform Microsoft Windows, PlayStation 4 dan Xbox One. Game ini direncanakan akan rilis pada akhir tahun 2018 namun harus mengalami kemunduran jadwal perilisan hingga awal tahun 2019.

Baru saja rilis di awal tahun, tentu membuat game besutan BioWare dan EA ini wajib dicoba oleh para gamer. Sudah banyak para youtuber Indonesia maupun luar negeri yang merilis review game Anthem ini. Kami juga tidak mau ketinggalan untuk me-reviewgame epic  yang satu ini.

Lalu bagaimanakah penilaian kami terhadap game ini? Yuk simak info berikut ini.

Review Game Actions Anthem

Penggunaan Frostbite Engine dalam game ini mampu menghadirkan kesan visual yang maksimal,  terlebih saat dimainkan melalui PC. Kombinasi antara kesan visual ala Frostbite Engine yang ditampilkan di game ini dan cerita menarik yang menjadi ciri khas dari BioWare, menjadikan Anthem sebagai salah satu game favorit para gamers.

Namun kenyataannya tidak seperti itu. Nampaknya, BioWare hanya menganggap game ini sebagai proyek yang dapat dijadikan pembelajaran untuk mengembangkan game loot shooter yang mengagumkan. Selain itu, permasalahan teknis seperti bug dan loading yang cukup lama juga memberikan kesan yang tidak begitu baik pada game ini.

Untuk mengawali review game Anthem kali ini mari membicarakan alur cerita di game Anthem ini. Para pemain akan diminta untuk mengambil peran sebagai pilot Javelin di sebuah dunia misterius yang tidak satu ras pun hidup didalamnya. Dulunya, tempat ini pernah ditempati oleh sebuah ras bernama Shapers.

Namun, Shapers tiba-tiba menghilang secara misterius dan meninggalkan sebuah teknologi yang sangat mumpuni bernama Anthem of Creation. Melalui Anthem of Creation ini, Shapers berhasil membangun dunia yang indah. Mulai dari menciptakan flora dan fauna, menentukan cuaca hingga membuat sebuah portal yang bahkan tidak bisa kita bayangkan.

Baca juga: Mengetahui Tentang Gameplay Crackdown 3

Sayangnya, dunia yang indah ini belum sepenuhnya terselesaikan dengan baik. Hal ini membuatteknologi yang mumpuni ini terpaksa harus berganti menjadi sebuah artefak.

Nantinya, teknologi super kuat yang kemudian menjadi artefak ini akan menjadi pemeran utama di game ini. Terkiat artefak yang sudah kami sebutkan, artefak dengannama Cenotaph ini konon mampu mengendalikan Anthem of Creation yang akan membuat manusia militan menyerang kota.

Nyaris Berjaya dalam penyerangan yang dilakukannya, namun Cenotaph justru hancur dan meledak karena kesalahan dalam penanganannya. Ledakan yang ditimbulkan oleh Cenotaph ini menghancurkan Freemark. Hancurnya Freemark karena ledakan inilah yang melahirkan mata badai bernama Heart of Rage yang tidak dapat ditembus. Banyak Javelins yang tewas disini.

Kekurangan Game Anthem

Meski memiliki alur cerita yang menarik, Anthem memiliki kekurangan yang sangat disayangkan, seperti:

  1. Masalah teknis dan bug yang bisa dibilang sangatlah fatal.
  2. Game berbasis loot based tapi tidak memiliki loot yang mumpuni.
  3. Senjata yang dirasa kurang kreatif.
  4. Reward yang didapat pemain kurang memuaskan.
  5. Repetitif konten misi di game ini juga sangat disayangkan.
  6. Waktu dan loading time yang lama.
  7. Pengimplementasian mekanisme terbang yang sedikit di strategi.
  8. Konsep Games as Service yang terlalu lama.

Kelebihan Game Anthem

Tidak melulu tentang kekurangan, game ini juga memiliki banyak kelebihan yang patut dipertimbangkan, seperti :

Baca juga: 7 Cara Mudah Bermain PUBG PC Untuk Pemula

  1. Memiliki kualitas visual yang mumpuni berkat Frostbite Engine.
  2. Memiliki kelas Javelins yang unik dan menarik.
  3. Perasaan puas yang timbul saat menggunakan senjata.
  4. Alur cerita yang epic khas dari BioWare.
  5. Pembangunan atmosfer dari OST yang kuat.

Kesimpulan dari review game Anthem kali ini adalah Anthem sebagai game yang diibaratkan seperti sebuah istana atau rumah-rumahan dari pasir yang indah dan elegan namun rapuh. Game Anthem cocok untuk pecinta game yang menyukai konsep repetitive dan suka pada permainan dengan mode multiplayer.